LSPT – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di kota Jombang sudah mulai dilakukan namun pemberian vaksin ini dilakukan secara bertahap. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Peternakan menyebutkan vaksin yang akan diberikan kepada peternak sudah ada, namun tidak keseluruhan sapi di Jombang disuntik vaksin.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!
Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang, Agus Susilo, menyampaikan bahwa penyuntikan vaksin untuk wabah PMK bagi peternak akan dilakukan selama kurun waktu 10 hari ke depan. “Pemberian vaksin kita lakukan secara bertahap,” ucapnya pada pada Senin (27/6/2022).
Agus Susilo menuturkan bahwa vaksinasi PMK untuk ini sudah dilakukan sejak Minggu kemarin. Kecamatan yang pertama kali diadakan vaksinasi PMK adalah kecamatan Wonosalam. Meskipun begitu, total pemberian vaksin PMK di Jombang, jatahnya masih kurang dari kebutuhan yang ada.
Dari total keseluruhan, hanya sebanyak 8.500 dosis vaksin yang ada, artinya vaksinasi ini hanya 12 persen saja dari keseluruhan total yang ada. “Padahal populasi sapi di Jombang disebutnya berkisar 70 ribu lebih”. Ungkapnya.
“Prioritas utama untuk vaksin sapi sekarang ini adalah sapi perah. Namun Vaksinasi ini akan berjalan bertahap selama 10 hari ke depan.” Katanya.
Baca Juga : Stunting di Jombang Tinggi Disebabkan Kurang Gizi dan Pola Asuh yang Salah
Vaksin yang digunakan untuk PMK ini adalah Aftopor. Penyuntikan vaksin pada sapi ini diberikan tiga kali. Namun ada efek samping yang akan terjadi pada sapi jika diberikan vaksin ini, yaitu nafsu makan sapi akan berkurang. Namun lambat laun nafsu makan sapi akan normal lagi seperti semula. “Setelah disuntik vaksin, nafsu sapi berkurang. Tapi peternak tidak usah khawatir karena besoknya nafsu sapi sudah kembali lagi.” tuturnya.
Pemberian vaksin pada sapi ternak yang terjangkit wabah PMK ini dimaksudkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh pada sapi. Terlebih, wabah PMK ini menjangkit ribuan sapi. “Nanti sapi yang sudah diberikan vaksin diberi tanda semacam barcode. Pemberian vaksinnya satu sapi diberi dua kali vaksin.” Pungkasnya










Comments are closed.