Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) ikut sukseskan Sedekah Akbar Jombang 1445 H yang digelar di Masjid Agung Baitul Mukminin, depan Alon-Alon Jombang, Minggu, (13/08). Tidak sendiri, gelaran sedekah akbar ini diinisiasi oleh Forum Silaturahim Lembaga Amil Zakat se-Jombang yang terdiri dari 12 anggota.Thank you for reading this post, don’t forget to subscribe!
Mulai dari Lazismu, LAZ UQ, BMH Santul Mall Baitullah, NU Care – Lazisnu, Roushon Fikh Peduli, Baznas, sampai Kementerian Agama Kabupaten Jombang turut serta melakukan agenda ini.
Tak hanya itu, sedekah akbar ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Jombang Hj. Mundjidah Wahab. Ia pun sangat mengapresiasi kegiatan positif untuk 1445 anak yatim di Kabupaten Jombang ini.
“Semoga di tahun-tahun berikutnya sedekah akbar ini masih terus kita laksanakan bersama,” tuturnya dalam sambutan di dalam masjid agung.
Siroju Rosyidin, ketua panitia sedekah akbar 2023 menyebutkan, bahwa sedekah akbar ini sudah dilaksanakan sebanyak tiga kali. Yang pertama di Pesantren Tebuireng pada 2019, yang kedua di Masjid Agung pada 2022, dan yang ketiga tahun ini di Masjid Agung lagi.
“Tujuan sedekah akbar ini tentunya sebagai kontribusi terhadap anak-anak yatim. Dan semoga Jombang dapat menjadi cerminan yang lain dalam memberikan zakat dan peduli terhadap sesama,” tegasnya.
Baca Juga : Supprot Halal bi Halal Ikapete 2023, LSPT Berikan Santunan Anak Yatim
Di LSPT sendiri, pendataan anak yatim yang diberikan bantuan melalui yatim binaan yang dikelola LSPT. Tidak berhenti disitu, LSPT juga bekerjasama dengan desa dan majlis ta’lim di sekitar Tebuireng dan Jombang untuk kemudian dicari yang benar-benar membutuhkan.
Pembagian kuota setiap Lembaga Amil Zakat pun berbeda-beda. LSPT kedapatan binaan sebanyak 350 anak yatim. Sedekah yang diberukan berupa uang tunai, paket alat tulis, makan siang, dan snack. Untuk menuju ke masjid agung, LSPT juga menyediakan fasilitas penjemputan dari masing-masing desa atau majlis ta’lim.
Manajer Program LSPT, Muhammad Rusdi menyebutkan, bahwa sedekah akbar ini bukan dalam rangka mengeksploitasi anak yatim, tapi sebagai wasilah dan mengajarkan kepada masyarakat tentang artinya berbagi.
“Ya sesuai dengan tagline kami bersama, yaitu merajut kebersamaan untuk meraih keberkahan,” tegasnya.
Menebar Manfaat Untuk Ummat …
Wallahu a’lam bissawab …









